Bila tangan anak terjepit maka harus dilihat apakah termasuk ringan atau berat. Ringan bila hanya lecet,luka kecil, bengkak minimal di tangan yang terjepit.

Yang termasuk berat, bila kita lihat ada bengkak yang besar, luka robek yang besar, yang dihentikan dengan penekanan tidak berhenti dan ada perubahan bentuk.

Bila ringan bengkak ringan, cukup kompres atau rendam dengan air dingin atau es pada 24 jam pertama. Bila hanya luka lecet atau perdarahan minimal, cukup lakukan penekanan dengan kassa steril dan bila perdarahan berhenti, penekanan dapat dihentikan.

Bila luka ringan ini kemudian menjadi bernanah, atau bengkaknya bertambah besar, segera dibawa ke dokter. Untuk yang berat, segera di bawa ke UGD (Unit Gawat Darurat) terdekat, untuk perawatan selanjutnya.

Bila robek akan dijahit atau bila bengkak besar atau perubahan bentuk maka akan di Rontgent untuk melihat ada retak, patah atau tidak.

dr. Ni Ketut Prami Rukmini, Sp.A

 

Agar si kecil terjamin tumbuh kembangnya, lakukan langkah berikut:

  1. Jadilah smart parents. Orang tua jaman sekarang sungguh beruntung. Banyak sumber yang bias menjadi acuan panduan tumbuh kembang anak. “Bukalah internet, cari buku perkembangan, atau bacalah majalah untuk mencari tahu tentang tumbuh kembang si kecil. Konsultasikan perkembangan ke dokter anak untuk memastikannya. Informasi dari berbagai sumber akan memperkaya pengetahuan orang tua”.
  2. Berikan stimulus yang tepat. Setiap anak membutuhkan stimulus untuk berkembang ke arah yang tepat. Cari tahu bagaimana menstimulasi si kecil melalui kegiatan tertentu dan alat bantu yang sesuai.
  3. Hidup sehat sejak dini. Perkembangan fisik terkait juga dengan gizi anak. Berikan selalu makanan terbaik untuk si kecil, lakukan perawatan kesehatan dengan konsultasi rutin dan imunisasi teratur. Berikan contoh hidup sehat yang baik.

dr. Margareta Komalasari, SpA

  1. ASI sebaiknya diberikan dengan menggunakan cup feeder karena memberikan ASI dengan menggunakan sendok mengganggu konsistensi dan membuat bayi menangis karena menyangka makanannya diambil darinya. Sedangkan pemberian ASI dengan botol dot dapat membuat bayi bingung putting.
  2. Untuk pemberiannya, posisikan bayi setengah duduk dan letakkan lap kecil di leher depan untuk menyerap ASI  yang tumpah.
  3. Letakkan bibir gelas di atas bibir bawah dalam posisi miring sedikit sehingga ASI terletak di ujung bibir gelas sehingga bayi dapat menjilati ASI perah atau menghisap bibir gelas.
  4. Sebaiknya nenek, pengasuh atau orang di rumah yang menemani anak selama ibu bekerja/bepergian dating ke klinik laktasi untuk belajar memberikan ASI perah dengan menggunakan cup feeder.

drg. Ikha Cahya Mei Yunita - Klinik Laktasi KMC

Page 2 of 4

VISI
Kemang Medical Care akan menjadi penyedia layanan kesehatan prima bagi wanita dan anak di Indonesia.

MISI
Kemang Medical Care akan memberikan layanan kesehatan yang holistik bagi wanita dan anak di Indonesia.

RSIA Kemang

Jl. Ampera Raya No.34

Jakarta Selatan 12550

Phone : (+6221) 27545454 / 27545400

Fax : (+6221) 78843548

Email : info@kemangmedicalcare.com

Print