Memilih Mainan Aman Bagi Buah Hati

Bagi usia  balita dan anak- anak mainan sudah dianggap sebagai kebutuhan. Orang tua sebaiknya pandai memilah mainan yang tidak hanya memenuhi unsur menyenangkan untuk anak, namun bermanfaat untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Unsur keamanan juga perlu diperhatikan, antara lain dari jenis bahannya, terbuat dari bahan-bahan yang aman zat kimianya, serta bagian-bagiannya tidak mudah lepas sehingga bisa tertelan oleh anak. Memilih mainan harus selalu disesuaikan dengan tahapan usia perkembangan anak.

Usia 1-3 bulan, bayi akan belajar memfokuskan penglihatan, mengenali ibunya dengan penglihatan, penciuman, pendengaran, maupun melakukan kontak dan mulai tersenyum sosial. Pada masa ini, penting untuk memberikan stimulasi pada penglihatan anak dengan memberikan mainan  dengan warna terang  berjarak 20-30 cm di depan mata anak. Lakukan kontak sesering mungkin dengan bayi, misalnya dengan sentuhan kulit (membelai/mengusap), mengajak bicara,  menggendong, dan menyusui dengan baik.

Usia 3-6 bulan,  bayi sudah mulai bertambah aktif, dapat berguling dari posisi telungkup ke terlentang. Belajar menggenggam dan meraih benda dalam jangkauannya. Berikan mainan yang dapat di pegang sendiri, pada posisi yang mudah dijangkau oleh bayi.

Usia 6-9 bulan, bayi sudah dapat duduk sendiri, mengamati mainan dalam genggaman dan memindahkannya dari satu tangan ke tangan yang lain. Pada fase ini dapat diberikan mainan, yang dapat di pegang dan dimainkan dalam genggaman. Saat ini bayi mulai belajar berdiri, menyangga sebagian berat badannya dan merangkak, dibutuhkan tempat bermain yang agak luas dengan  alas yang tidak terlalu keras agar bayi dapat merangkak dengan aman. Berikan mainan untuk menarik perhatian bayi agar berusaha menjangkau dengan merangkak maju. Beberapa tonggak dibutuhkan, agar bayi berpegangan untuk mencoba berdiri. Pada masa ini bayi sudah mulai dapat diajak bermain ciluk ba. Usia 9-12 bulan, bayi sudah bisa berdiri sendiri dengan berpegangan, ajaklah bayi berjalan dengan dituntun.

Manfaat permainan dapat mempengaruhi perkembangan unsur motorik kasar dan halus, emosional, fisik, sosial dan pengindaraan. Penting mengetahui dengan pasti fase perkembangan anak sehingga memungkinkan kita memilih permainan dengan cara bermain edukatif. Sehingga stimulasi terhadap perkembangan dapat dilakukan dengan baik. Stimulasi secara dini dan tepat akan membuat perkembangan anak dapat tercapai secara optimal. Permainan edukatif adalah bentuk-bentuk permainan yang memasukkan unsur belajar didalamnya, disesuaikan dengan tahapan perkembangan anak.  Misalnya bermain mandi bola sambil mengenalkan warna atau menghitung jumlah bola, dan lain-lain.

Bagaimana cara memilih mainan untuk anak yang hiperaktif? Anak yang hiperaktif cenderung tidak dapat mempertahankan konsentrasi dalam waktu yang cukup, sehingga perlu distimulasi agar anak tersebut dapat bekonsentrasi lebih lama. Bermain lego, menyusun puzzle, melukis dapat membantu untuk meningkatkan konsentrasi anak hiperaktif.

Normalnya bayi akan memasuki tahapan perkembangan atau fase oral sehingga sering memasukkan mainan ke dalam mulut, termasuk mainan. Alihkan perhatian anak , diantaranya dengan cara  mengajak bermain ketika anak mulai asyik memasukkan mainan ke dalam mulutnya

Hindari permainan yang tidak memperhatikan usia perkembangan anak. Misalnya pada saat anak belum tegak berdiri, sudah diberikan mainan beroda yang dapat dengan mudah terdorong oleh anak, sehingga anak terjatuh. Sebelum membeli permainan anak, identifikasi fase perkembangan anak, pilihkan mainan yang dapat digunakan untuk menstimulasi perkembangannya, pertimbangkan keamanan bahan baku, tidak mengandung bagian-bagian yang mudah terlepas dan tertelan oleh anak, dampingi anak saat bermain.

Stimulasi adalah hal penting yang harus dilakukan dalam mencapai perkembangan yang optimal.  Orang tua harus selalu mencari tahu, pada tahapan yang mana, perkembangan anak sedang berada sehingga dapat memilih permainan yang tepat bagi buah hati.

 

dr. Hani Purnamasari, MsiMed, SpA


VISI
Kemang Medical Care akan menjadi penyedia layanan kesehatan prima bagi wanita dan anak di Indonesia.

MISI
Kemang Medical Care akan memberikan layanan kesehatan yang holistik bagi wanita dan anak di Indonesia.

RSIA Kemang

Jl. Ampera Raya No.34

Jakarta Selatan 12550

Phone : (+6221) 27545454 / 27545400

Fax : (+6221) 78843548

Email : info@kemangmedicalcare.com

Print