Keuntungan Persalinan Normal

Proses persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup, dari dalam rahim melalui vagina atau jalan lain ke dunia luar. Proses persalinan kemudian dibagi kedalam dua cara yaitu Persalinan Pervaginam (melalui vagina) dan Persalinan Perabdominal melalui tindakan operasi (Sectio Caesarea).

Persalinan Pervaginam dapat dilakukan secara:

  • Normal, menggunakan tenaga ibu sendiri tanpa bantuan alat (cunam atau forcep, vakum), atau dengan menggunakan obat.
  • Spontan, dengan menggunakan bantuan alat atau obat
  • Partus Imaturus, untuk usia kehamilan antara 20-28 minggu
  • Partus Prematurus, untuk usia kehamilan antara 28-37 minggu
  • Partus Post Matur/Post Term, lewat waktu, untuk usia kehamilan di atas 41-42 minggu


Persalinan normal memberikan keuntungan secara fisik dan psikis untuk ibu dan bayi antara lain mengurangi resiko trauma dan komplikasi pada ibu dan bayi, proses pemulihan yang lebih cepat, dan pasien dapat merasakan pengalaman sebagai ibu yang lebih lengkap. Secara medis tidak ada kekurangan persalinan normal dibandingkan dengan persalinan dengan cara lain, namun memang ada perbedaan dalam proses persalinan dan pemulihannya.

Faktor utama yang menentukan dapat atau tidaknya persalinan normal dilakukan meliputi "3P", yang terdiri dari:

  1. Power, yang terutama terdiri dari His (kontraksi ritmis otot rahim) dan kekuatan mengejan ibu.
  2. Passage (Panggul), jalan lahir atau panggul ibu. Bentuk dan ukuran tulang panggul berikut sendi-sendinya, serta jaringan lunak pelvis baik otot, jaringan, ligament (penggantung rahim), sangat berperan dalam proses persalinan.
  3. Passanger, keadaan janin, meliputi letak, presentasi (menunjukkan bagian terendah janin dalam rahim seperti kepala, bokong, dan bahu), ukuran/berat janin serta perkembangan janin, maupun ada atau tidaknya kelainan pada janin.


Faktor "P" lain adalah faktor psikologis yang dipengaruhi oleh pengalaman kehamilan pertama, kesiapan sebagai seorang calon ibu, rasa cemas/takut dan nyeri pada proses persalinan. Keseimbangan antara faktor-faktor "P" tersebut dapat memainkan peranan penting dalam berlangsungnya persalinan secara normal.

Ibu yang ingin melahirkan secara normal dapat melakukan persiapan fisik dan psikis dengan melakukan olah raga semasa kehamilan, senam hamil (penguasaan otot-otot, relaksasi, dan pernafasan), prenatal yoga, dan hypnobirthing, maupun aktivitas lain sesuai dengan nasihat dari dokter yang merawat. Keberhasilan persalinan normal juga berakar dari sikap mental ibu, keyakinan bahwa ibu mampu menjalani dan melalui proses melahirkan secara normal, dan percaya bahwa rasa sakit tersebut akan tergantikan dengan kehadiran sang bayi yang sangat dinantikan.

Kepercayaan ibu kepada penolong persalinan dan informasi yang benar untuk mengurangi rasa takut sakit melahirkan juga menentukan keberhasilan proses melahirkan ini.

Apabila ibu memutuskan untuk melakukan persalinan secara normal, dianjurkan untuk melakukan hal-hal berikut:
1. Kumpulkan informasi mengenai dokter-dokter yang cenderung mengutamakan persalinan normal.
2. Berdoa. Karena persalinan adalah proses yang dinamis, dengan outcome yang tidak selalu dapat diprediksi.
3. Siapkan mental. Yakinkan diri Anda bahwa proses persalinan akan berjalan dengan lancar dan cepat.
4. Siapkan fisik Anda selama kehamilan.

dr. Hari P. Rahardjo, SpOG & dr. Priyo Yudhosari, SpOG


VISI
Kemang Medical Care akan menjadi penyedia layanan kesehatan prima bagi wanita dan anak di Indonesia.

MISI
Kemang Medical Care akan memberikan layanan kesehatan yang holistik bagi wanita dan anak di Indonesia.

RSIA Kemang

Jl. Ampera Raya No.34

Jakarta Selatan 12550

Phone : (+6221) 27545454 / 27545400

Fax : (+6221) 78843548

Email : info@kemangmedicalcare.com

Print