Berpuasa Saat Menyusui, Bolehkah?

Ibu yang masih menyusui ASI Eksklusif (4 sampai 6 bulan) dianjurkan untuk tidak berpuasa. Hal ini disebabkan setiap 2 sampai 3 jam sekali ibu harus memberikan ASI kepada bayinya. Sedangkan ibu yang masih menyusui bayi, tetapi bayi sudah mendapatkan makanan tambahan (di atas 6 bulan), boleh saja berpuasa. Selama puasa, ibu bisa mengatur untuk menyusui dengan frekuensi lebih di malam hari. Disamping ASI, diupayakan juga agar bayi bisa makan sesuai kebutuhan gizinya.

Berikut tip untuk ibu menyusui yang ingin menjalankan ibadah puasa:

  1. Mencoba dulu, disarankan agar ibu mencoba dahulu berpuasa.
  2. Mengakhirkan waktu sahur (makan mendekati imsak)
  3. Konsumsi makanan yang mengandung protein hewani (daging), tinggi kalori dan protein, sehingga ibu tidak mudah merasa lapar.
  4. Hindari makan seadanya karena merasa tidak bisa makan berat di pagi hari atau masih kenyang karena waktu puasa sehari cukup lama.
  5. Mempertahankan persediaan cairan di dalam tubuh, minum air dicicil sejak buka puasa hingga sahur. Jumlah asupan cairan yang dibutuhkan ibu menyusui sekitar 2,5 – 3 liter.
  6. Segerakan waktu berbuka, awali buka puasa dengan makanan yang hangat dan manis. Jangan langsung makan makanan berat. Sebaiknya berikan jeda dengan shalat Maghrib terlebih dahulu, sehingga sistem pencernaan tidak serta-merta dipaksa bekerja keras setelah beristirahat seharian.
  7. Pola makan 3 kali makan besar dapat disiasati dengan  konsumsi roti, puding  atau makanan kecil setelah shalat tarawih.

 

dr. Widarni, Konselor Laktasi RSIA Kemang Medical Care

VISI
Kemang Medical Care akan menjadi penyedia layanan kesehatan prima bagi wanita dan anak di Indonesia.

MISI
Kemang Medical Care akan memberikan layanan kesehatan yang holistik bagi wanita dan anak di Indonesia.

RSIA Kemang

Jl. Ampera Raya No.34

Jakarta Selatan 12550

Phone : (+6221) 27545454 / 27545400

Fax : (+6221) 78843548

Email : info@kemangmedicalcare.com

Print