Kejadian baru-baru ini di salah satu SD Bukittinggi amat mengenaskan. Bagi anda yang belum sempat melihat videonya, singkatnya adegan yang ada di video seperti ini: seorang anak perempuan berdiri di pojok kelas, 7 orang temannya, seorang gadis dan 6 orang pemuda cilik, satu-persatu menendangnya. Anak itu menangis menutupi mukanya dengan jilbabnya, dan deraan itu tidak berhenti.

Adegan itu tampak sengaja direkam, dan kemudian beredar luas di media sosial. Apa pasalnya anak itu mengalami derita itu? Salah satu pelaku mengaku bahwa anak perempuan itu menghina ibunya, sehingga ia kesal dan melakukan tindakan tersebut.Apakah salah merasa marah ketika ibu dihina? Tentu tidak. Jika tidak marah, rasanya malah aneh. Yang keliru adalah jika ekspresi marah mengambil bentuk melakukan kekerasan yang membahayakan orang lain. Apa yang membuat para pelaku kasus di Bukittinggi melakukan kekerasan pada anak perempuan tersebut? Menurut ahli syaraf dr. Pukovisa P., SpS, anak-anak itu belum matang akal sehatnya, sehingga begitu emosinya terpantik, maka reaksi yang keluar dipicu oleh memori yang paling berkesan di otaknya tentang ekspresi marah. Darimana adegan itu ia peroleh? Tak lain dan tak bukan dari lingkungan sekitarnya, seperti ekspresi marah orang tua, guru, teman-temannya, kakak kelasnya, tetangganya, tontonan di tv, game dan sebagainya.

Bagaimana membuat anak tidak mengekspresikan marah dengan cara kekerasan? "Ya dengan menanamkan ide dengan cara-cara yang lebih benar serta memperlihatkan keteladanan", begitu menurut dr. Puko. Elly Risman, pakar parenting, mengatakan, "Bila kita menanamkan rasa kasih sayang kepada anak-anak, memberikan bahasa respek kepada mereka, kita mengajarkan mereka menjadi anak-anak yang bermoral". Selamat mengasuh dengan benar, baik, dan menyenangkan.


Tim Parent Education Center (PEC) dan Klinik Psikologi RSIA Kemang Medical Care

PARENT EDUCATION CENTER

Setiap anak adalah amanah bagi orangtuanya. Tugas orang tua adalah mengasuh anaknya agar menjadi anak yang takwa, tangguh, mandiri dan bertanggungjawab. Parent Education Center merupakan layanan edukasi yang disediakan oleh RSIA Kemang Medical Care bekerja sama dengan Elly Risman Parenting Institute (Yayasan Kita dan Buah Hati), tempat orang tua dapat menambah wawasan dan keterampilan.

Sebagai pengasuh utama dan pertama, orang tua diharapkan dapat menerapkan pengasuhan yang benar, baik, dan menyenangkan bagi sang buah hati. Dengan menambah wawasan dan keterampilan, orang tua diharapkan dapat menunaikan tugas pengasuhannya dengan benar, sekaligus dapat mencegah anak mengalami masalah psikologis dan sosial. Parent Education Center juga dapat membantu pasangan suami istri untuk menambah wawasan dan keterampilannya dalam meningkatkan kualitas hubungan pasangan.

Bentuk Layanan

Parent Education Center mengadakan berbagai kegiatan edukasi meliputi masalah pasangan (termasuk calon pasangan yang hendak mempersiapkan kehidupan pernikahan), calon orang tua yang sedang menanti kelahiran, serta masalah pengasuhan anak baik balita, pra remaja maupun remaja antara lain:

  • Persiapan Pra Pernikahan
  • Komunikasi Nyaman dan Pasangan
  • Kiat menjaga keharmonisan Rumah Tangga
  • Komunikasi Benar, Baik dan Menyenangkan dengan Anak dan Remaja
  • Menerapkan Disiplin dengan Kasih Sayang pada Anak
  • Percaya Diri Bicara masalah Seksualitas dengan Anak
  • Pengasuhan Tiga Generasi

PSIKOLOGI

Klinik Psikologi adalah hasil kerja sama RSIA Kemang Medical Care dengan Yayasan Kita dan Buah Hati yang menyediakan layanan konseling dan psikoterapi, juga assesment dan psikotest. Klinik psikologi ditangani oleh psikolog-psikolog berpengalaman dalam bidang klinis, perkembangan anak, pendidikan, industri dan organisasi. Aspek yang ditangani:

Family Issue

  • Pasangan dan Pernikahan
  • Pengasuhan Anak dan Remaja

Personal Effectiveness

  • Pengembangan Kepribadian
  • Meningkatkan Ketahanan Kerja
  • Meningkatkan Performa Kerja
  • Manajemen Stres
  • Manajemen Marah
  • Menerapkan Gaya Kepemimpinan yang Efektif
  • Mengatasi Perilaku Adiktif

Teknik Psikoterapi

  • Relaxation
  • Ericsonian Hypnotherapy
  • Cognitive Behaviour Therapy (CBT)
  • Couple Therapy
  • Forgiveness Therapy
  • Brief Therapy
  • Ego State Therapy
  • Empty Chair
  • Hand Kataleptic
  • Pain Management
  • Dan sebagainya sesuai kebutuhan

Layanan Asesment dan Psikotes Untuk Pendidikan Anak

  • Tes Intelegensi
  • Tes Seleksi Masuk Sekolah SD-SMP-SMA dan Akademi/Universitas
  • Tes Kematangan Masuk Sekolah PG-TK-SD
  • Tes Bakat Minat
  • Tes Ketahanan Belajar

Layanan Asesment dan Psikotes Bidang Industri dan Organisasi

  • Seleksi Masuk Kerja
  • Fit and Proper Test

 

Latar Belakang

Pertumbuhan ekonomi suatu negara merupakan hal yang sangat penting dicapai karena setiap negara menginginkan adanya proses perubahan perekonomian yang lebih baik dan ini akan menjadi indikator keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara. Percepatan tersebut, mulai dari melakukan pembenahan internal kondisi  perekonomian disuatu negara bahkan sampai melakukan kerjasama internasional dalam segala bidang untuk dapat memberikan kontribusi positif demi percepatan pertumbuhan ekonomi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu faktor sumber daya manusia, faktor sumber daya alam, faktor ilmu pengetahuan dan teknologi, faktor  budaya dan faktor daya modal. Lalu, jika melihat bagaimana Indonesia mengelola kelima faktor tersebut, beberapa faktor masih belum dapat dimaksimalkan untuk itu Indonesia dan sembilan negara lainnya membentuk ASEAN Community 2015 atau Komunitas ASEAN 2015 dengan tujuan yang baik.

 

Tujuan Ekonomi ASEAN 2015

Tujuan dibuatnya Ekonomi ASEAN 2015 yaitu untuk meningkatkan stabilitas  perekonomian dikawasan ASEAN, dengan dibentuknya kawasan ekonomi ASEAN 2015 ini diharapkan mampu mengatasi masalah-masalah dibidang ekonomi antar negara ASEAN, dan untuk di Indonesia diharapkan tidak terjadi lagi krisis seperti tahun 1997.


Kesiapan Indonesia dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

Dalam beberapa hal, Indonesia dinilai belum siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Namun banyak peluang yang dapat kita lihat dari Ekonomi ASEAN 2015 ini. Banyak kalangan yang merasa ragu dengan kesiapan Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Dalam kekhawatiran mengenai terhantamnya sektor-sektor usaha dalam negeri kita, jika kita mengingat bagaimana hubungan bilateral Indonesia dengan China. Kini China mampu menguasi pasar domestik kita yang pada akhirnya dapat mengganggu stabilitas Indonesia. Berdasarkan fakta peringkat daya saing Indonesia periode 2012-2013 berada diposisi 50 dari 144 negara, masih berada dibawah Singapura yang diposisi kedua, Malaysia diposisi ke dua puluh lima, Brunei diposisi dua puluh delapan, dan Thailand diposisi tiga  puluh delapan. Melihat kondisi seperti ini, ada beberapa hal yang menjadi faktor rendahnya daya saing Indonesia menurut kajian Kementerian Perindustrian RI yaitu kinerja logistik, tarif  pajak, suku bunga bank, serta produktivitas tenaga kerja.


Mempersiapkan Langkah Strategis

Pelaksanaan kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 sudah di depan mata. Indonesia harus mulai mempersiapkan diri jika tidak ingin menjadi sasaran masuknya  produk-produk negara anggota ASEAN. Indonesia harus banyak belajar dari pengalaman  pelaksanaan

free trade agreement (FTA) dengan China, akibatnya China menguasai pasar komoditi Indonesia. Tidak ada pilihan lain selain menghadapi dengan percaya diri bahwa bangsa Indonesia mampu dan menjadi lebih baik perekonomiannya dalam keikutsertaan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 ini. Beberapa langkah strategis yang perlu dilaksanakan oleh pemerintah ialah dari sektor usaha perlu meningkatkan perlindungan terhadap konsumen, memberikan bantuan modal  bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, memperbaiki kualitas produk dalam negeri dan memberikan label SNI bagi produk dalam negeri. Dalam sektor tenaga kerja Indonesia perlu meningkatkan kualifikasi pekerja, meningkatkan mutu pendidikan serta pemerataannya dan memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat. Selain itu, perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 sehingga mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan kita akan mampu menghadapi berbagai macam tantangan dalam. Apabila kita mempunyai daya saing yang kuat, persiapan yang matang, sehingga produk-produk dalam negeri akan menjadi tuan rumah dinegeri sendiri dan kita mampu memanfaatkan kehadiran, untuk kepentingan bersama dan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

 

Standar Profesi Tenaga Kesehatan

Era globalisasi mengharuskan tenaga kesehatan berbenah diri. Peluang dan tantangan yang menghadang harus diterobos (breakthrough) dengan peningkatan mutu dan profesionalisme tenaga kesehatan Indonesia yang hanya dapat dicapai bila tenaga kesehatan Indonesia dalam melakukan pelayanannya sesuai dengan Standar Profesinya.

Standar Profesi sebagai acuan oleh tenaga kesehatan merupakan persyaratan yang mutlak harus dimiliki. Mengukur kemampuan tenaga kesehatan dapat diketahui dari standar profesi yang harus dipatuhi terlebih lagi apabila dalam penyusunan standar profesi tersebut disusun setelah mengadakan bedah buku dengan profesi yang sama dari negara lain yang berstandar internasional.


Profesi Kesehatan di Indonesia diharuskan memiliki standar profesi sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah no 32 tahun 1996 pasal21 dan 22 menyatakan bahwa setiap tenaga kesehatan dalam melaksanakan profesinya berkewajiban untuk mematuhi standar profesi ditetapkan oleh Menteri.


Puspronakes LN (Pusat Pemberdayaan Profesi dan Tenaka Keshatan Luar Negeri) sesuai dengan salah satu dari Tupoksinya yaitu Pemberdayaan Profesi telah memfasilitasi 10 Organisasi Profesi untuk menyusun standar profesi mulai dari 2002 - 2006 dan telah ditetapkan oleh menteri Kesehatan.


Ke 10 standar Profesi tersebut adalah:

  1. Profesi Bidan
  2. Sanitarian
  3. Ahli Laboratorium Kesehatan
  4. Rekam Medis
  5. Keperawatan
  6. Tekniker Gigi
  7. Gizi
  8. Radiologi
  9. Elektro medik
  10. Fisioteraspis

Pada tahun 2007 proses penyusunan standar profesi untuk Profesi Tenaga kesehatan Teknik Wicara , Ahli Madya Farmasi, Okupasi Terapi dan Refraksionist Optisien, Perawat dan Perawat Anaesthesi.


Pada tahun 2008 penyusunan standar Profesi akan difasilitasi oleh Puspropnakes untuk profesi kesehatan Teknik Tranfusi, Teknik Instalasi Medik, Ahli Kesehatan Masyarakat dan Kimia Klinik Indonesia.

Dengan ditetapkannya standar profesi oleh Menteri Kesehatan, maka uji kompetensi untuk setiap jenis tenaga kesehatan dapat dilaksanakan sehingga kualitas tenaga kesehatan sama baik di seluruh Indonesia.

Uji Kompetensi

 

  • Praktek Kerja Lapangan (PKL)
  • Pilihan Ganda (Multiple Choice)
  • Ketrampilan (OSCE = Objective Structure Clinical Examination)

 

Pengabdian

 

  1. Bertanggung jawab kepada Tuhan dan Masyarakat;
  2. Siap bertanggung gugat (aspek legal)

 

Gatot Soeryo Koesoemo, Dr, PFK, MM



Kulit adalah pertahanan luar dari tubuh kita, seringkali dalam keadaan sehari-hari kulit terpapar debu, sinar matahari, bahan kimia/ sisa kosmetik maupun polusi. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gangguan pada kulit seperti jerawat, komedo, dan sebagainya. Perawatan secara teratur dapat dilakukan dengan teknik tertentu menggunakan kosmetik maupun tindakan. Konsultasikan masalah kulit Anda secara rutin kepada dokter ahli untuk mendapatkan kulit yang sehat, bersih dan cerah.

Aesthetic Medicine
Facial
* Facial Acne
* Facial Brightening
* Facial Sensitive Skin
* Facial Gold/Anti Aging

Radio Frequency
* Slimming
* Tightening

Micro Dermabration
* Face
* Body

Chemical Peeling
* Acne
* Whitening/ Pigmentation
* Wrinkles

Body Therapy
* Whitening
* Slimming
* Stretch Mark

Mesotherapy
* Whitening
* Lifting
* Scar
* Slimming
* Hair loss

Botox and Filler
* Wrinkle
* Nose up
* Periorbital Lines
* Smile Line

Perawatan gigi dan mulut wajib dilakukan pada pasangan yang merencanakan mendapatkan keturunan dan ibu hamil diusia trimester 1,2, dan 3. Dengan pemeriksaan, perawatan, dan pencegahan pada gigi dan mulut yang teratur dapat meningkatkan kualitas dari ibu dan janin yang sedang dikandung.

Usia Kehamilan
Perawatan Gigi dan Mulut
Trimester 1 (1-13  minggu)
Pemeriksaan awal gigi dan mulut, beberapa perawatan harus ditunda s/d  trimester 2
Trimester 2 (14 – 27 Minggu)
Dapat dilakukan perawatan dengan standar keamanan
Trimester 3 (28 – 40 Minggu)
Dapat dilakukan perawatan emergency
Petunjuk perawatan gigi dan mulut pada ibu hamil
  1. Perawatan gigi dan mulut aman dan penting selama masa kehamilan
  2. Kehamilan bukanlah suatu alasan untuk menunda perawatan gigi dan mulut
  3. Penegakan diagnosis termasuk dental x-ray dapat dilakukan dengan standar keamanan
  4. Skeling dan root planning untuk mencegah penyakit periodontal dapat dilakukan, penggunaan metronidazole pada trimester 1
  5. Perawatan untuk infeksi akut atau sumber infeksi dapat dilakukan kapan saja dan pemakaian beberapa jenis antibiotik aman pada masa kehamilan
  6. Perawatan termasuk perawatan saluran akar dan pencabutan dapat dilakukan dengan aman
  7. Penundaan perawatan gigi dapat membahayakan ibu maupun janin yang sedang dikandung

Kemang Dental Group

VISI
Kemang Medical Care akan menjadi penyedia layanan kesehatan prima bagi wanita dan anak di Indonesia.

MISI
Kemang Medical Care akan memberikan layanan kesehatan yang holistik bagi wanita dan anak di Indonesia.

RSIA Kemang

Jl. Ampera Raya No.34

Jakarta Selatan 12550

Phone : (+6221) 27545454 / 27545400

Fax : (+6221) 78843548

Email : info@kemangmedicalcare.com

Print