Sangat baik jika orang tua ingin memperkenalkan balitanya untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Sebaiknya anak diperkenalkan secara bertahap, sesuai kemampuan anak. Mungkin bisa di mulai dengan menahan makan secara bebas di muka umum, kemudian di minta berpuasa sekuat anak. Jika anak lapar, diperkenankan untuk makan dan setelahnya melanjutkan puasa lagi. Dilakukan bertahap, hingga akhirnya anak dapat tahan berpuasa hingga sehari penuh.

Perkenalkan juga konsep makan sahur. Apabila anak belum bisa dibangunkan untuk makan sahur sesuai jam seharusnya, dapat disesuaikan dengan kemampuan anak. Saat makan sahur dan berbuka, jangan biarkan anak hanya makan satu jenis makanan. Gizi seimbang harus tetap menjadi pertimbangan, yaitu mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan cukup air minum. Kudapan dengan kalori tinggi, misalnya roti isi, dapat menjadi pilihan bila anak tidak menghendaki makan nasi saat sahur dan berbuka.

Selamat mencoba, semoga sukses membimbing putra-putrinya untuk berpuasa.


 

 

 

 

 

 

 

 

dr. Hani Purnamasari, MsiMed, SpA

 

Bagi usia  balita dan anak- anak mainan sudah dianggap sebagai kebutuhan. Orang tua sebaiknya pandai memilah mainan yang tidak hanya memenuhi unsur menyenangkan untuk anak, namun bermanfaat untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Unsur keamanan juga perlu diperhatikan, antara lain dari jenis bahannya, terbuat dari bahan-bahan yang aman zat kimianya, serta bagian-bagiannya tidak mudah lepas sehingga bisa tertelan oleh anak. Memilih mainan harus selalu disesuaikan dengan tahapan usia perkembangan anak.

Usia 1-3 bulan, bayi akan belajar memfokuskan penglihatan, mengenali ibunya dengan penglihatan, penciuman, pendengaran, maupun melakukan kontak dan mulai tersenyum sosial. Pada masa ini, penting untuk memberikan stimulasi pada penglihatan anak dengan memberikan mainan  dengan warna terang  berjarak 20-30 cm di depan mata anak. Lakukan kontak sesering mungkin dengan bayi, misalnya dengan sentuhan kulit (membelai/mengusap), mengajak bicara,  menggendong, dan menyusui dengan baik.

Usia 3-6 bulan,  bayi sudah mulai bertambah aktif, dapat berguling dari posisi telungkup ke terlentang. Belajar menggenggam dan meraih benda dalam jangkauannya. Berikan mainan yang dapat di pegang sendiri, pada posisi yang mudah dijangkau oleh bayi.

Usia 6-9 bulan, bayi sudah dapat duduk sendiri, mengamati mainan dalam genggaman dan memindahkannya dari satu tangan ke tangan yang lain. Pada fase ini dapat diberikan mainan, yang dapat di pegang dan dimainkan dalam genggaman. Saat ini bayi mulai belajar berdiri, menyangga sebagian berat badannya dan merangkak, dibutuhkan tempat bermain yang agak luas dengan  alas yang tidak terlalu keras agar bayi dapat merangkak dengan aman. Berikan mainan untuk menarik perhatian bayi agar berusaha menjangkau dengan merangkak maju. Beberapa tonggak dibutuhkan, agar bayi berpegangan untuk mencoba berdiri. Pada masa ini bayi sudah mulai dapat diajak bermain ciluk ba. Usia 9-12 bulan, bayi sudah bisa berdiri sendiri dengan berpegangan, ajaklah bayi berjalan dengan dituntun.

Manfaat permainan dapat mempengaruhi perkembangan unsur motorik kasar dan halus, emosional, fisik, sosial dan pengindaraan. Penting mengetahui dengan pasti fase perkembangan anak sehingga memungkinkan kita memilih permainan dengan cara bermain edukatif. Sehingga stimulasi terhadap perkembangan dapat dilakukan dengan baik. Stimulasi secara dini dan tepat akan membuat perkembangan anak dapat tercapai secara optimal. Permainan edukatif adalah bentuk-bentuk permainan yang memasukkan unsur belajar didalamnya, disesuaikan dengan tahapan perkembangan anak.  Misalnya bermain mandi bola sambil mengenalkan warna atau menghitung jumlah bola, dan lain-lain.

Bagaimana cara memilih mainan untuk anak yang hiperaktif? Anak yang hiperaktif cenderung tidak dapat mempertahankan konsentrasi dalam waktu yang cukup, sehingga perlu distimulasi agar anak tersebut dapat bekonsentrasi lebih lama. Bermain lego, menyusun puzzle, melukis dapat membantu untuk meningkatkan konsentrasi anak hiperaktif.

Normalnya bayi akan memasuki tahapan perkembangan atau fase oral sehingga sering memasukkan mainan ke dalam mulut, termasuk mainan. Alihkan perhatian anak , diantaranya dengan cara  mengajak bermain ketika anak mulai asyik memasukkan mainan ke dalam mulutnya

Hindari permainan yang tidak memperhatikan usia perkembangan anak. Misalnya pada saat anak belum tegak berdiri, sudah diberikan mainan beroda yang dapat dengan mudah terdorong oleh anak, sehingga anak terjatuh. Sebelum membeli permainan anak, identifikasi fase perkembangan anak, pilihkan mainan yang dapat digunakan untuk menstimulasi perkembangannya, pertimbangkan keamanan bahan baku, tidak mengandung bagian-bagian yang mudah terlepas dan tertelan oleh anak, dampingi anak saat bermain.

Stimulasi adalah hal penting yang harus dilakukan dalam mencapai perkembangan yang optimal.  Orang tua harus selalu mencari tahu, pada tahapan yang mana, perkembangan anak sedang berada sehingga dapat memilih permainan yang tepat bagi buah hati.

 

dr. Hani Purnamasari, MsiMed, SpA


Kesehatan dan kecantikan kulit dipengaruhi beberapa faktor seperti usia, ras, iklim, matahari, hormon dan gaya hidup. Ketidakseimbangan faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan munculnya tanda tanda penuaan bahkan penuaan dini pada kulit yang meliputi kulit menjadi lebih tipis, keriput, mengantong, elastisitas menurun, lemak, dan roduksi sebum berkurang, dan penurunan kualitas kesehatan dan kecantikan kulit lainnya.

Berbagai terapi anti aging dilakukan untuk memperlambat proses penuaan pada kulit, terapi tersebut antara lain:

  1. Perawataan dengan kosmetik (menggunakan sabun, sunblok, milk cleanser)
  2. Pemakain obat – obatan topical (retinoid, depigmenting agents, moisturizer, emollients dan exfoliant , antioksidan
  3. Pemakain obat – obatan sistemik (antioksidan , vit C, vit E, gluthation, COQ10)
  4. Tindakan (Chemical Peels, Microdermabrasion, Botulinum Toxin, Fillers, Radiofrequency)

Terapi anti Aging sebaiknya  dilakukan oleh ahlinya atau dokter yg mempunyai kompetensi dibidangnya. Hal ini untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan seperti efek samping dari terapi  maupun kesalahan tindakan.

 

dr. Nenden L. Prabu, SpKK

Asam folat termasuk kedalam kelompok vitamin B kompleks (vitamin B9) dan disebut juga folacine, yang pertama kali ditemukan pada daun bayam. Asam folat terdapat dalam hampir setiap makanan, terutama daun hijau segar, hati, ragi, jeruk, buncis, kentang, dan cereal.

Tubuh memerlukan asam folat 50 mcg/hari. Pada keadaan infeksi, kehamilan, laktasi/menyusui, anemia hemolitik, serta tumor ganas, kebutuhan asam folat meningkat sampai 300 – 400 mcg/hari, bahkan lebih.

Kekurangan asam folat pada kehamilan akan menyebabkan neural tube defect atau kecacatan pada otak dan sumsum tulang belakang janin yang pembentukannya terjadi pada minggu ke-3 sampai minggu ke-4 kehamilan. Asam folat juga bermanfaat untuk produksi sel darah merah sehingga mencegah anemia megaloblastik. Selain itu konsumsi asam folat yang cukup juga mencegah penyakit cardiovaskuler, alzheimer, osteoporosis, stroke, dan beberapa jenis kanker.

Asam folat penting pada perkembangan DNA yang akan membawa informasi genetik untuk perkembangan setiap sel tubuh  pada awal perkembangan janin terutama pada 12 minggu pertama kehamilan. Asam folat sebaiknya tidak diminum dengan air panas karena mudah rusak. Memasak sayuran jangan terlalu matang agar tidak merusak kandungan asam folat didalamnya.

Pada fase awal pertumbuhan dari janin, sintesa asam nukleat dan protein berada pada periode puncak, karena itu kebutuhan ibu meningkat secara cepat. Jika asam folat tidak cukup maka sintesa asam nukleat akan dihambat dan sel tidak sanggup membentuk DNA sehingga terjadi gangguan proses metilasi protein, lemak dan myelin (selubung saraf), serta penimbunan homosistein.

Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan antara lain homocysteinemia, graying of hair, anemia, NTD, fatigue, insomnia, memory problems/dementia, depression, apathy, dan terosklerosis.

Penutupan tabung saraf pada janin berlangsung pada 4 minggu pertama kehamilan, dan keadaan hamil ini sering tidak/belum disadari, oleh karena itu sangatlah penting bagi seorang wanita untuk mengkonsumsi asam folat sebelum terjadinya kehamilan.


dr. Lilia Mufida, SpOG

Proses menua tidak dapat ditolak, namun dapat diupayakan agar tetap sehat di usia lanjut! Jumlah penduduk yang berusia lanjut semakin meningkat. Usia harapan hidup di negeri kita meningkat cukup tajam. Pada tahun 1984 usia harapan hidup hanya 55,4 tahun, sedangkan sekarang telah meningkat menjadi 67 tahun. Meski usia harapan hidup meningkat, namun orang yang berusia lanjut biasanya juga mengalami berbagai gangguan kesehatan. Sebagian besar gangguan kesehatan yang bersifat kronik ini dapat dicegah atau ditunda, sehingga dapat diupayakan keadaan usia lanjut yang sehat. Proses menua masih merupakan misteri dalam dunia kedokteran, meski banyak teori yang dikemukakan untuk menjelaskan terjadinya proses menua tapi belum ada suatu teori yang secara memuaskan dapat menjelaskan proses menua.

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat tergambar dari menurunnya angka kematian ibu dan meningkatnya usia harapan hidup. Meski usia maksimum manusia tidak bertambah dengan nyata, tapi peningkatan jumlah penduduk yang berusia lanjut meningkat secara tajam termasuk di Indonesia. Usia lanjut seringkali ditandai dengan berbagai penyakit dan kecacatan seperti jantung koroner, arthritis, osteoporosis, fraktur, kelainan nerodegeneratif, depresi, kanker penurunan visus dan pendengaran.

Sebagian besar penyakit dan gangguan kesehatan yang timbul pada usia lanjut berhubungan dengan gaya hidup (life style). Berikut berbagai upaya untuk meningkatkan kesehatan di usia lanjut.

Tidak Merokok

Merokok meningkatkan resiko penyakit kanker,termasuk paru-paru, perut, laring, usus besar, penyakit jantung, dan terjadinya kerusakan vaskuler, penyakit pernapasan, pengeroposan tulang, dan luka abdomen.

Diet

Asupan makanan untuk kesehatan di usia lanjut dapat diupayakan dengan cara sebagai berikut:

  1. Pemasukan buah dan sayuran yang tinggi (5 porsi atau lebih setiap hari) dapat mencegah penyakit jantung, fungsi pernapasan, kemunduran macular dan katarak, kanker termasuk payudara, prostate, kolorectal dan abdomen, penyakit divertikulasi, dan diabetes.
  2. Komplek karbohidrat tinggi, dapat melindungi dari penyakit jantung, kanker termasuk payudara dan colorectal.
  3. Mengurangi lemak jenuh (<15% jumlah enerji makanan) dan lemak total (<35% jumlah enerji makanan). umlah lemak jenuh tinggi meningkatkan resiko penyakit jantung koroner, kanker termasuk colorectal, prostat dan payudara, penyakit usus besar, dan osteoarthritis.
  4. Mengurangi garam. Jumlah sodium tinggi meningkatkan resiko stroke,kanker abdomen, osteoporosis, dan penyakit saluran napas.

Kegiatan Fisik

Kegiatan fisik dapat mencegah penyakit jantung, diabetes, osteoporosis, kanker termasuk colorectal dan payudara, depresi.

Merokok merupakan faktor penting penyebab gangguan kesehatan di usia lanjut yang dapat dicegah. Nutrisi juga berpengaruh penting pada kesehatan usia lanjut. Untuk menjamin kesehatan di usia lanjut dianjurkan untuk mengkonsumsi  nutrisi yang adekuat seperti vitamin, mineral, dan 3 asam lemak, keadaan ini dapat dicapai dengan mengkonsumsi buah, sayuran, dan karbohidrat komplek, mengurangi penggunaan garam, dan lemak jenuh. Obesitas merupakan faktor resiko untuk penyakit kronik. Sedangkan kegiatan jasmani tersebut perlu disesuaikan dengan usia, namun berjalan kaki, berkebun, dan bergerak dianggap bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Pencegahan dementia dapat dilakukan dengan cara intervensi medis misalnya dengan penggunaan aspirin dan diet yang mencegah resiko penyakit kardiovaskuler. Pendidikan pada usia dini dan stimulasi mental pada usia lanjut dianggap juga dapat mencegah dementia.

 

dr. Gatot Soeryo Koesoemo, PFK, MM

VISI
Kemang Medical Care akan menjadi penyedia layanan kesehatan prima bagi wanita dan anak di Indonesia.

MISI
Kemang Medical Care akan memberikan layanan kesehatan yang holistik bagi wanita dan anak di Indonesia.

RSIA Kemang

Jl. Ampera Raya No.34

Jakarta Selatan 12550

Phone : (+6221) 27545454 / 27545400

Fax : (+6221) 78843548

Email : info@kemangmedicalcare.com

Print